Menyetor Hafalan Dan Menghafal Setoran

Posted: 18,Des , 2009 in dakwah

Pada talaqqi (mempelajari tentang ilmu hadist) jujur yang paling payah pada mulanya adalah tentang riwayat hadist, yang harus diketahui dari perawinya(yang menghafal atau membawanya). Karena nama-nama arab itu panjang, pakai bin, abu, ibnu dan sejenisnya. Sebenarnya tak ada paksaan harus menghafal lengkap urut perawinya, jka dalam konteks saya sebagai mahasiswa fisika. Tapi karena ini adalah program liqo maka harus mau dalam meghafalnya. Maka ‘terpaksa juga’ nama-nama arab nan panjang itu saya hafal. Susah memang, tapi Alhamdulillah, ada kata sakti: man jadda wa jadda, ditambah lagi resepnya; baca sirah sahabat. Maka dari sana bisa membantu kita dalam menghafal perawi. Dengan mengaitkan hadist ini dengan perawi ini, sedangkan nama ini sejarahnya begini, maka akan tahu nama lengkap perawi tersebut.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s