pada lembar Al-Insyiqaq

Posted: 19,Mar , 2008 in Uncategorized

pada lembar Al-Insyiqaq

 

Di ketinggian

Semlir angin senja

Muntahkan yang membebani

Menjalani tingkat kehidupan pasti

Demi cahaya merah di waktu senja

Segala yang terselubungi malam

Gesakan diri  kembali ke fitarh diri

Menuju maqam kesejatian taubat

 

 img_2214.jpg

orkestra marah bumi

 

Tanah retak merekah,  jelas marah

Angin lewat menyeringai

Mengajak sang awan dendangkan lagu penindasan

 Pohon meranggas kulitnya kering mengelupas

Nyatakan perih bebannya

Terlalu sedih kupu-kupu mengepak sayap

Menahan isak, kumbang tertgugu

Tiada taranya panas

 

Tak ditemui tempat singgah berlabuh

Walau sejenak lupakaan kesah

 

Tapi manusaia tetap angkuh

Semakin menghitam ego

Kesombongan bersikukuh

Banggakan diri tegakkan emosi

 

Dan bumi semakin mengering

Diam tertindas terjamah tangan keji

Samudera tak henti meratapi

Marah bumi semakin menjadi

Kapan kita akan tersadar?

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s