kiriman saudara

Posted: 5,Des , 2007 in dakwah

JANGAN PERNAH KALAH!!!
Tausiyah

Saudaraku, coba renungkan….

Memang ada orang pintar yang hidupnya miskin, orang bodoh yang hidupnya kaya raya, pembela kebenaran hidup terisolir, orang kafir mrmiliki harta benda, orang islam jadi penyapu jalanan.

Tapi, renungkan lagi saudaraku…

Nabi ya’qub harus kehilangan anaknya Yusuf yang sangat dicintainya. Bertahun kemudian hilang pula adiknya Bunyamin. Ketika anak yang kedua itu hilang, karena ditangkap oleh wakil raja Mesir yang sebenarnya adalah Yusuf sendiri, Ya’qub tetap tidak berputus asa berharap pada Allah. Dia hanya menerima kejadian itu dengan harapan yang lebih besar,
“semoga Allah mengembalikan anak2ku itu semuanya.” (Yusuf;83)
“ Sabarlah yang lebih baik, dan kepada Allah lah tempat meminta tolong.” (Yusuf;18)
lihat juga nabi Ibrahim. Cobaan apa yang melebihi cobaan yang menimpa kekasih Allah itu?imannya diuji dengan ujian yang beratnya tidak ada tandingnya. Diperintahkan untuk menyembelih anak kandung sendiri.

Mana yang lebih besar dari kita dengan penderitaan nabi Adam?. Bersenang2 dalam surga dengan isterinya, lalu diperintahkan untuk keluar. Isa Al-masih pun seperti itu. RAsulullah Muhammad lebih-lebih lagi.
Pernahkan mereka mengeluh? Tidak. Mereka yakin bahwa iman kepada Allah memang menghendaki perjuangan, pengorbanan sekaligus keteguhan hati. Mereka tidak terlalu menuntut kemenangan lahir, karena memang mereka selalu menang di alam bathin. Mereka memikul beban berat, menjadi Rasul Allah, memikul perintah Allah, dank arena itulah mereka tempuh kesulitan. Pertama, untuk membuktikan kecintaannya pada Allah, dan kedua, untuk menggembleng batinnya agar menjadi semakin kokoh.

Saudaraku,

Disitulah tersimpan kekuatan iman. Bukan pada sujud dan ruku’. Sujud dan ruku’ hanya laksana dahan yang berasal dari batang keimanan. Dahan akan kurus, daun akan kering, bila batang tak memiliki akar tang kuat, kokoh dan tak mudah goyah diterpa angina dan badai. Dahan dan ranting sangat tergantung pada suplai makanan dari batang dan akar. Batang dan akar itulah substansi iman.
Saudaraku, sekali lagi…

Jangan pernah kalah oleh beratnya cobaan hidup. Tidak semua permintaan kita harus dikabulkan. Karena Allah lah yang lebih mengenal batin kita daripada kita sendiri. Teka-teki hidup ini sangat banyak. Jangan menyangka Allah lemah menolong hambaNya.

Saudaraku,

Lalu kapan dan bagaimana pertolongan dan bantuan Allah itu? Ibnu’Athaillah memberi pengarahan yang sangat bagus dalam hal ini.
“Tampilkan dengan sesungguhnya sifat kekuranganmu niscaya Allah menolongmu dengan sifat kesempurnaanNya. Bersungguh-sungguhlah dengan kehinaanmu, niscaya Ia menolongmu dengan kemuliaanNya. Bersungguh-sungguhlah dengan kehinaanmu, niscaya Ia menolongmu dengan kemuliaanNya. Bersungguh-sungguhlan dengan ketidak berdayaanmu, niscaya ia menolongmu dengan kekuasaanNya. Bersungguh-sungguhlah dengn kelemahanmu, niscaya Ia menolongmu dengan kekuatanNya.”

Pertolongan, dukungan, kemenangan Allah itu pasti. “Adalah hak bagi Kami menolong orang2 beriman.” (Ar Rum;47). Sedetik pun Allah tak pernah meninggalkan hambaNya yang beriman. Dan jika Ia berkehendak, tak ada yang dapat menghalangi turunnya pertolongan dan bantuanNya. Masalahnya hanya ada pada proses turunnya pertolongan dan bantuan itu. Karenanya sekali lagi, jangan pernah kalah oleh cobaan.
__________________
dewyc01@yahoo.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s