Di Titik Lemah Ujian Datang Waktu ujian itu tidak pernah lebih panjang daripada waktu hari belajar, tetapi banyak orang tak sabar menghadapi ujian, seakan sepanjang hari hanya ujian dan sedikit hari untuk belajar. Ujian kesabaran, keikhlasan, keteguhan dalam berda’wah lebih sedikit waktunya dibanding berbagai kenikmatan hidup yang kita rasakan. Kalau ada sekolah yang waktu ujiannya [...]
Arsip untuk ‘taujih’ Kategori
Dalam syahadat ada 2 unsur sikap:
Nafï (tidak) atau manflah (ilah) yang ditolak dan Itsbaat (illa) kecuali yaitu mengukuhkan Allah yang dikecualikan.
Syahadat tauhid mengikat dan meminta kita seorang muslim untuk mengikhlaskan diri ibadah kita hanya kepada Allah SWT. Sedangkan syahadat rasul memberikan role atau tuntutan dan tuntunan kepada kita, bahwa hanya rasul yang ucapan dan perbuaannya yang mutlak kita percayai. Maka kita pun harus tahu dan yakin bahwa: selain rasul, maka perkataannuya bisa kita ambil dan juga bisa kita tolak.
Contoh teladan Loyalitas
1. Rasulullah SAW
2. Bilal bin Rabbah
3. Mushab bin Umair
4. Kisah pemuda
Mereka mau dan yakin, menukar kenikmatan, kepedihan, penderitaan dengan apa yang ada pada Allah SAW. Kita ingat; mereka mau menukar dengan sesuatu yang belum jelas secara nyata: syurga. (sudah ada yang melihat surga?). Tak ada yang sudah melihat syurga. Lalu kenapa yakin? Nah itulah..kalau kita sudah yakin dengan sesuatu maka kita akan meyakininya secara benar-benar yakin dan tak akan terpengarug dengan apa saja yang meragukan dengan keyakinan kita. Layaknya udara. Tak keihatan, tapi setiap kita yakin haqqul yakin udara ada.
Mereka di atas, sudah membuktkan loyalitas dirinya dengan keislaman mereka. Dengan perjuangan mereka, dengan amanah mereka. (keislaman: Bilal, Perjuangan: Rasulullah, amanah : Mshab).
Lalu, masih adakah peluang2 untuk yang lain untuk membuktkan tentang loyalitasnya? Masih ada. Kita pada saat ini, dengan keislaman, perjuangan dan amanah, kita, mari kita buktikan loyalitas kita.
1. Terhadap syahadat kita, mari kita benarkan afiliasi dan loyalitas kita. Bahwa masuk islamnya kita semoga bukan sekedar karena kita diislamkan melalui orang tua kita. Semoga kita sadar bahwa, kita berislam adalah karena kita butuh dan kita mulia (memperoeh kemuliaan) hanya dan hanya jika kita isalam. Paham? Dan kalaulah kita meyakini bahwa hanya dengan islam kita mulia dan dimuliakan, maka kita juga harus meyakini bahwa: jika kita mencari kemuliaan selain dari islam, maka kita malah akan dihinakan.
2. Amanah dan Perjuangan
Kita ingat, bahwa kita kuliah adalah amanah. Dan karena kuliah gak gampang, maka butuh perjuangan. Memang, mungkin secara tak langsung, orangtua kita tak member tahu atau tak mendoktrin kita bahwa kuliah adalah amanah, tapi insya Allah.. kita yakin bahwa ortu sangat mengharapkan bahwa kita sukses di kampus. Besar harapan ortu kita agar kita berhasil di kampus, selamat dan baik-baik saja selama merantau di negeri orang. Mengingat sedemikian besar harapan dan keinginan ortu, maka marilah kita benar-banar perjuangan kita. Sekuat tenaga kita bahagiakan ortu kita. Kaau kuliah payah, ingat ada pihak yang lebih payah dari kita, ada yang lebih susah dai kita. Kesusahan dan kepayahan kita, tidaklah sebanding dengan kesusahan dan kepayahan mereka. Maka mari kita berikan apa yang kita miliki, untuk kita korbankan dalam pencapaian cita-cita kita dan ortu kita; kita korbankan waktu, kesenangan, kita infakkan diri kita dal;am pencapaan perjuangan kita.
Loyalitas ini lebih dari sekedar pendukung, tapi lebih pada tahap memberikankontribusi secara lebh dengan apa yang kita yakini dan perjuangkan. Al Ahzab (33) : 22.
#3
Bismillah..apa kabar hati, masihkah ia seperti embun? Menunduk tawaduk dipucuk daun…masihkahia sepeti karang? Berdiri tegar menghadapi gelombang ujian..Apa kabar iman?masihkah ia seperti bintang? Terang benderang menerangi kehidupan….apa kabar teman? Diamanapun berada semoga Allah senantiasa MELINDUNGI dan MENJAGA serta MEMBERI KESEHATAN (kepada) mu hari ini dan dan untuk selamanya…amin. Teman, tetaplah semangat! Bang Doni
#4
Berdo’alah mengakui kelemahan kita, semoga dengan pengakuan kita kepada haribaanNya, ALLAH melimpahkan sedikit kekuatanNya kepada kita sehingga kita punya daya tahan untuk menerima dan memikul ujian yang DIA berikan.padil
#5
SMS TAUSIYAH HIMAFI 1 : QS Ali Imran : 146
“mereka tidak menjadi lemah karena bencana yang menimpa mereka dan tidak pula lesu dan tidak pula menyeah. Allah menyukai orang2 yang sabar.
Rasulullah SAW bersabda : “Barangsiapa yang dikehendaki baik oleh Allah maka dia akan ditimpakan musibah. Beliau juga bersabda : “ Ujian itu akan terus menompa orang mukmin laki-laki dan perempuan sampai ia menemuai Allah dalam keadaan tidak memiliki kesalahan”.
#6
Bila dirimu sekarang sedang menunggu sesorang untuk menjalanikehidupan menuju ridhoNya, bersabarlah dengan keindahan… demi Allah dia tak datang karena kecantikan, kepintaran tau yang lainnya. Allahlah yang menyegerakan. Janganlah tergesa untuk mengekspresikan cinta kepada dia sebelum Allah mengizinkan. Belum tentu yang kau cintai adalah yang terbaik untukmu. Siapakah yang lebih mengetahui melainkan Allah? Simpanlah segala bentuk ungkapan cinta dan derap hati rapat-rapat, Allah akan menjawabnya dengan lebih indah pada saatnya…” Yuliadi
#7
Kamu sebutir mutiara. Berada di dasar lautan. Tersimpan rapi dilindungi kulit. Bukan mudah untuk melihatnya, apalagi menapat kannya. Hanya orang yang beruntung berusaha meyelami lauta agar dapt memperolehnya. Harganya mahal, maka butuh pengorbanan untuk mendaptkannya.
Saudaraku…
Tak perlu kau jawab tanyaku. Tak perlu.
Munajatmu. Jawablah dalam munajatmu, dalam sujud-sujud panjangmu menghadap-Nya.
Banggakan prestasimu, amanahmu dan hidupmu yang tak ada sia-sia pada-Nya. Kepada-Nya. Dan biarkan aku mengingatmu, semangatmu berjuang dalam hariku, lewat pancaran kasih sayangmu,,, saat engkau berada disamping, atau di depanku.[]paddy’s!
Mufti’s home 9 Desember 2008 at 00:00am
Allahu akbar
Muhammad Sang Agung Sepanjang Dunia Sungguh menerahkan, pengungkapan kesempurnaan sifat-sifat Rasulullah dalam potret kehidupannya sebagai sosok manusia biasa. Dengan warna kesedihan dikala sahabatnya syahid di medan jihad, emosi ssaat melihat kezaliman Abu Jahal, keberanian mencegah kemungkaran. Mengungkapkan keseimbangan sikap kesempurnaan akhlak Rasulullah. Ketepatan saat bersikap belas kasih dan ketegasan Rasulullah yang sesuai kondisinya. Kemasan buku [...]
Di sebuah masjid, pagi sekitar pukul tujuh-an, masih lengang memang, tapii di dalamnya ternyata penuh dengan banyak mahasiswa, yang sedang mengadakan rapat. Semua tampak serius walau terlihat santai. Beberapa halaqah ada yang terlihat tegang. Tapi ada sebuah pemandngan unik, di salah satu sudut masjid, salah seorang terlihat gelisah. Berkali-kali ia menghentikan tilawahnya, menengok arloji di [...]
cara unik badui mengenal tuhannya :“jika ada kotoran hewan dapat menunjukkan adanya binatangjika ada jejak kaki maka menunjukkan adanya langkah orangbukankah langit yang tanpa tiang dan bumi yang membentang tealh cukup membuktikan adanya Zat Maha Agung dan Maha Kuasa ? “
Menggapai ridla Allah dengan kerinduan” Maka hendaklah mereka tertawa sedikit dan menangis banyak, sebagai pembalasan dari apa yang selalu mereka kerjakan. ” (QS At-Taubah[9]:82). “dan bahwasanya Dialah yang menjadikan orang tertawa dan menangis. ” (QS An-Najm 53 : 43)Sudah banyak derai air mata tumpah membasahi bumi dari ekspresi suka dan duka anak manusia. Tapi entah [...]
Andai Kau TahuIni Hari Terakhirmu Inikah yang hendak kau kerjakan ? Mengingat dosa dan bertaubat nasuha dari segala dosa dan memperbanyak istighfarMembersihkan rumah dari barang dan peralatan haram yang mebuat malu di dunia dan menjadi beban di akhirat.menunaikan shalat dengan berjamaah di masjid, dengan tuma’niniah dan sekhusyuk’ mungkin.Tidak beranjak dari tempat shalat sebelum membaca dzikir [...]
Siang memasuki malam dan malam menutupi siang. Begitulah perputaran waktu Tanpa pernah kita sadari waktu selalu beranjak memasuki episode kehidupan yang selalu berbeda. Menelisik lebih dalam atas apa yang kita kita lihat. Melihat semua ini perlu upaya lebih agar tahu apa sebenarnya yang berlalu dan yang sedang dijalani. Memang melihatnya tak sekedar dengan dua mata [...]